Mau Jadi Juragan Kost? Ketahui Waktu yang Tepat untuk Membeli Rumah Kost

Investasi rumah kost memang sangat menggiurkan, selain mampu menghasilkan passive income melalui uang sewa yang diterima setiap bulan, investasi ini juga akan memberikan keuntungan berupa capital gain atau keuntungan dari kenaikan harga properti. Tak heran bila banyak orang yang tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan dari bisnis kost dan memutuskan untuk secepat mungkin membeli rumah kost.

Mengapa Harus Membeli Rumah Kost di Waktu yang Tepat?

Seperti halnya bisnis pada umumnya, bisnis kost juga memerlukan strategi yang tepat, termasuk dalam hal memilih waktu yang tepat untuk membeli rumah kost. Harga properti memang selalu naik, sehingga kemungkinan untuk rugi sangat kecil, namun ada beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh apabila membeli rumah kost di saat yang tepat:

  1. Sebagai pembeli Anda memiliki posisi tawar yang lebih kuat, sehingga penjual mau mengalah untuk segera merealisasikan transaksi. Hal ini bisa berupa jangka waktu pembayaran uang muka yang lebih lama, pajak dibebankan kepada penjual, hingga menggunakan jasa notaris yang Anda tentukan.
  2. Kebijakan pemerintah yang lebih menguntungkan. Pada masa tertentu pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan sektor properti seperti persyaratan uang muka yang lebih ringan, serta pajak dan bunga yang lebih rendah.
  3. Harga properti yang Anda beli akan terus naik, sehingga apabila suatu saat Anda memutuskan untuk menjual rumah kost, Anda akan mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi dari selisih harga jual dan harga beli.
  4. Tidak ada penyesalan karena telah membeli rumah kost di saat harga terlalu mahal atau menyesal karena harga properti yang telah Anda beli mengalami penurunan.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membeli rumah kost:

Perhatikan Tren Harga Properti

Hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli rumah kost adalah memahami tren harga properti. Dengan memahami tren harga properti, Anda akan mengetahui apakah harga properti akan mengalami kenaikan atau penurunan. Tren harga properti memiliki siklus atau pola besar yang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran. Berikut ini 4 tahap dalam siklus harga properti:

1. Tahap perlambatan

Tahap ini merupakan saat dimana pasar properti mengalami perlambatan. Perlambatan tersebut biasanya dipicu oleh kenaikan harga properti yang sangat tinggi, sehingga calon pembeli menahan diri untuk membeli properti. Jumlah transaksi properti mengalami penurunan karena tidak terdapat titik temu antara harga yang diinginkan oleh pembeli dan penjual. Di satu sisi penjual meyakini bahwa harga propertinya bisa lebih tinggi, sedangkan di sisi yang lain pembeli merasa harga yang ditawarkan sudah terlalu tinggi.

2. Tahap koreksi

Tahap koreksi biasanya ditandai dengan maraknya kredit macet. Pada tahap ini penjual butuh uang dan terdesak untuk segera menjual propertinya, sedangkan masyarakat masih belum berminat untuk membeli properti karena harganya yang terlalu tinggi. Penjual yang ingin propertinya cepat terjual kemudian menurunkan harga agar pembeli berminat untuk segera membeli propertinya.

3. Tahap akselerasi

Koreksi atau penurunan harga yang dilakukan oleh penjual menarik minat lebih banyak calon pembeli. Sesuai dengan hukum pasar dimana jumlah permintaan lebih tinggi dibanding jumlah penawaran, maka harga properti akan mengalami kenaikan. Pada tahap ini terjadi akselerasi harga properti yaitu harga properti menjadi semakin cepat naik karena pembeli yang senang telah mendapatkan harga murah akan menyarankan keluarga dan relasinya untuk ikut membeli properti.

4. Tahap kelebihan pasokan

Tingginya minat masyarakat untuk membeli properti mendorong pengembang atau developer untuk membangun lebih banyak rumah, apartemen dan properti lain yang diminati oleh masyarakat. Pembangunan ini akan terus berlangsung hingga suatu saat dimana harga properti sudah terlalu tinggi dan masyarakat sudah tidak berminat untuk membeli properti.

Tahap kelebihan pasokan kemudian akan berlanjut ke tahap perlambatan, lalu berulang ke tahap berikutnya. Siklus atau tren harga properti ini akan terus berulang dari satu tahap ke tahap berikutnya. Perlu diketahui bahwa jangka waktu antara tahap yang satu dengan tahap berikutnya belum tentu sama, ada tahap yang bisa berlangsung hanya dalam beberapa bulan dan ada tahap yang bisa berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membeli Rumah Kost?

Waktu yang tepat untuk membeli rumah kost atau properti apapun adalah ketika harga masih akan naik, yaitu pada akhir tahap koreksi atau awal hingga pertengahan tahap akselerasi. Selain mengamati tren harga properti ada beberapa hal lain yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli properti khususnya rumah kost:

1. Kondisi finansial pribadi stabil

Membeli properti, terutama melalui KPR membutuhkan komitmen untuk membayar cicilan tepat waktu. Tentu Anda tidak ingin hasil kerja keras Anda hilang sia-sia hanya untuk membayar denda karena terlambat membayar cicilan. Sebelum Anda memutuskan untuk membeli rumah kost, pastikan kondisi finansial pribadi Anda sudah stabil. Persiapkan dana untuk membayar uang muka dan jangan lupa sediakan dana cadangan untuk membayar biaya-biaya yang tidak terduga. Selain itu pastikan juga rasio cicilan KPR tidak lebih dari 30 persen penghasilan Anda.

2. Perkembangan kawasan

Rumah kost sangat potensial apabila dibangun di sekitar perguruan tinggi. Apabila Anda mendengar informasi mengenai rencana pembangunan kampus di suatu kawasan, mungkin inilah saat yang tepat untuk berinvestasi rumah kost di area tersebut. Karena pada umumnya harga properti di kawasan tersebut masih murah dan harganya akan naik dengan cepat setelah kampus tersebut beroperasi. Selain perguruan tinggi, Anda juga bisa mempertimbangkan rencana pembangunan rumah sakit, mall mapupun perkantoran.

3. Early Bird / promosi

Pada umumnya developer yang akan membangun sebuah proyek properti akan menawarkan promo atau diskon dalam jumlah yang besar pada saat pre launching. Membeli properti sebelum launching bisa menjadi pilihan apabila Anda ingin mendapatkan properti dengan harga yang murah. Meskipun harga yang ditawarkan sangat menggiurkan, Anda tetap harus waspada dan hanya membeli properti dari pengembang yang kredibel.

4. Suku bunga KPR rendah

Bagi Anda yang ingin membeli rumah kost dengan cara KPR, ada hal lain yang harus Anda pertimbangkan, yaitu suku bunga KPR. Dalam jangka panjang Anda bisa menghemat hingga jutaan rupiah meskipun perbedaan suku bunga hanya nol koma sekian persen. Tentu saja penghematan dari pembayaran bunga tersebut bisa Anda gunakan untuk keperluan lain.

Setelah mengetahui tren harga properti serta keempat faktor diatas, sekarang giliran Anda untuk memutuskan kapan Anda akan membeli rumah kost. Apabila Anda memutuskan sekarang adalah waktu yang tepat, silahkan lanjutkan membaca artikel Tips Membeli Rumah Kost yang Menguntungkan.

Saatnya Ubah Kamar Kosong Jadi Rupiah

Dapatkan lebih banyak penyewa dengan mendaftarkan kost Anda di SewaKost!

Jangan Lupa Share Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Artikel Lain yang Disarankan untuk Anda: