7 Langkah Menjadi Juragan Kost

Memulai bisnis kost memerlukan modal yang cukup besar, mulai dari ratusan juta hingga puluhan miliar rupiah. Modal tekad dan modal nekad saja tidak akan cukup untuk membangun usaha kos kosan, Diperlukan rencana yang matang dan persiapan dana yang cukup sebelum Anda memutuskan untuk terjun dalam bisnis kost.

Bagi Anda yang bertekad untuk menjadi juragan kost, namun masih bingung modalnya dari mana, pada artikel ini kami akan membagikan langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengumpulkan modal membangun usaha kos kosan.

Berikut ini 7 langkah yang perlu Anda lakukan untuk mewujudkan impian Anda menjadi juragan kos kosan:

1. Tentukan seperti apa rumah kost yang Anda inginkan

Stephen R Covey dalam bukunya yang berjudul Seven Habit mengajarkan prinsip begin with the end in mind yang berarti mulailah dengan tujuan akhir. Prinsip ini mengajarkan kita untuk memiliki gambaran yang jelas mengenai tujuan akhir yang ingin dicapai. Menurut Covey segala sesuatu tercipta dua kali. Penciptaan yang pertama berupa impian, yaitu angan-angan yang ada di dalam pikiran kita dan penciptaan yang kedua adalah berupa bentuk fisiknya, yaitu impian yang diwujudkan menjadi kenyataan.

Sejalan dengan prinsip tersebut, ada baiknya bila Anda memulai dengan menentukan seperti apa rumah kost yang Anda inginkan. Berinvestasi itu sama seperti melakukan sebuah perjalanan, Anda perlu mengetahui ke mana tujuan Anda, di mana posisi Anda saat ini, apa saja rute yang akan Anda lewati dan apa jenis kendaraan yang akan Anda gunakan agar bisa sampai ke tempat tujuan.

Pada langkah pertama ini ada beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab dan tanamkan di dalam benak Anda:

  1. Di mana lokasi rumah kost yang ingin Anda bangun? Miliki gambaran yang jelas seperti berada di dekat kampus X atau berada di kawasan perkantoran Y.
  2. Seperti apa target market atau pangsa pasar yang Anda inginkan. Apakah untuk mahasiswa atau karyawan dan apakah untuk putra, putri atau kost campur?
  3. Berapa jumlah kamar yang tersedia? Berapa luas lahan yang diperlukan dan rumah kost terdiri dari berapa lantai?
  4. Apa saja fasilitas yang ditawarkan? Apakah kost sederhana yang hanya menawarkan kamar kosong atau kost exclusive yang menawarkan fasilitas yang lengkap seperti perabot, kamar mandi dalam, AC dan internet?
  5. Berapa harga sewa per kamar? Berapa omzet rumah kost dan berapa penghasilan bersih yang Anda harapkan dari rumah kost tersebut?

Luangkan waktu Anda untuk berkeliling di kawasan yang Anda maksud. Carilah informasi mengenai harga properti di daerah tersebut serta pelajari kompetisi atau persaingan antar rumah kost, berapa harga sewa kost dan apa saja fasilitas yang ditawarkan, setelah mengetahui harga properti di kawasan tersebut, Anda bisa menghitung berapa kebutuhan dana yang harus disiapkan, berapa uang muka yang harus dibayar dan berapa cicilan per bulan.

Setelah menghitung kebutuhan dana yang diperlukan untuk membangun rumah kost, Anda tentu bisa membuat deadline atau tenggat waktu kapan impian tersebut akan terwujud, apakah tahun depan, 5 tahun lagi atau ketika Anda pensiun. Jangan lupa sesuaikan kebutuhan dana yang sudah Anda hitung dengan menambahkan faktor inflasi. Rata-rata inflasi adalah 6% per tahun. Ini berarti harga barang menjadi dua kali lipat setiap dua belas tahun.

2. Ketahui kondisi keuangan Anda saat ini

Sebelum memulai sebuah perjalanan ada baiknya bila Anda memeriksa kondisi kendaraan Anda terlebih dahulu. Paling tidak periksa apakah bensinnya sudah cukup dan tidak ada ban yang bocor. Apabila bensinnya kurang, maka perlu diisi dan apabila ada ban yang bocor maka perlu ditambal.

Hal yang sama juga berlaku dalam investasi, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, Anda perlu mengetahui seperti apa kondisi keuangan Anda saat ini. Hal ini sangat penting agar Anda bisa mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan dan apakah ada bagian yang perlu diperbaiki. Lakukan pencatatan di buku catatan atau program excel untuk mengetahui:

  • Berapa jumlah penghasilan Anda, baik yang berupa penghasilan aktif maupun penghasilan pasif
  • Berapa jumlah pengeluaran Anda, apa saja pos-pos pengeluaran (seperti makan, listrik, air, pulsa, transportasi dan uang sekolah anak) serta berapa nominal pengeluaran untuk setiap pos
  • Berapa jumlah tabungan Anda, baik yang berupa dana tunai (misalnya tabungan dan deposito) maupun non tunai (misalnya emas, reksa dana dan saham)
  • Berapa jumlah utang Anda, berapa cicilan setiap bulan, apakah ada utang yang bisa langsung dilunasi dan berapa besar bunganya
  • Berapa persen penghasilan yang ditabung atau digunakan untuk mencicil utang

3. Kendalikan uang Anda

Setelah mencatat pengeluaran dan mempelajari ke mana uang Anda mengalir, langkah selanjutnya adalah melakukan perbaikan. Di bagian ini Anda yang mengendalikan uang, bukan uang yang mengendalikan Anda. Agar mampu mengendalikan uang, Anda harus memastikan bahwa penghasilan Anda lebih besar daripada pengeluaran Anda, sehingga sisa atau selisihnya bisa Anda investasikan.

Mengendalikan uang dapat dilakukan dengan cara menyusun anggaran. Anggaran tersebut berisi daftar prioritas, yaitu pengeluaran apa saja yang harus didahulukan segera setelah Anda menerima penghasilan. Berikut ini daftar prioritas yang kami sarankan:

  1. Pajak. Sebagai warga negara yang baik kita memiliki kewajiban untuk membayar pajak. Terlebih lagi negara memiliki kekuasaan untuk memaksa warganya membayar pajak melalui denda, merampas harta benda hingga menjatuhkan sanksi kurungan.
  2. 5 – 10 persen untuk amal. Ingatlah bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah titipan dari Tuhan. Oleh karena itu kita harus selalu mengutamakan Tuhan dengan menjalankan ajaran agama melalui zakat atau perpuluhan dan berbagi kepada orang lain yang membutuhkan.
  3. 10 – 30 persen untuk melunasi utang, mempersiapkan dana cadangan dan investasi. Sebelum membelanjakan uang Anda, akan lebih baik bila Anda menyisihkan penghasilan Anda untuk ditabung atau diinvestasikan. Bagian ini akan kami uraikan lebih lanjut di pembahasan selanjutnya.
  4. 40 – 50 persen untuk pengeluaran rutin dan kebutuhan sehari-hari seperti listrik, konsumsi, transportasi dan pendidikan anak. Carilah cara untuk mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan.
  5. Sisanya untuk mengembangkan diri dan bersenang-senang. Jangan lupa untuk mengembangkan diri Anda dengan membaca buku, mengikuti seminar dan mempelajari hal-hal yang baru. Investasi pada isi kepala akan membantu Anda untuk meningkatkan penghasilan Anda. Sesekali Anda juga perlu memanjakan diri dengan berlibur atau berbelanja.

Selanjutnya kami akan memberikan uraian yang lebih lengkap mengenai poin ketiga yaitu dana yang digunakan untuk melunasi utang konsumtif, mempersiapkan dana cadangan dan investasi. Besarnya budget untuk pos ini adalah 10 – 30 persen dengan prioritas: pelunasan utang konsumtif, lalu mempersiapkan dana cadangan, kemudian investasi.

4. Segera lunasi utang konsumtif

Jangan pernah berpikir untuk berinvestasi apabila Anda masih memiliki utang konsumtif, karena besar bunga utang konsumtif akan jauh lebih besar daripada besar bunga atau hasil yang bisa Anda dapatkan dari investasi.

Yang dimaksud dengan utang konsumtif adalah utang yang digunakan untuk membeli barang-barang yang nilainya terus berkurang. Contoh utang konsumtif seperti menggunakan cicilan kartu kredit untuk membeli smartphone canggih atau tas branded dan meminjam KTA untuk membiayai liburan ke luar negeri.

Ingatlah bahwa apabila Anda berutang untuk membeli barang yang tidak Anda perlukan, maka suatu saat nanti Anda akan menjual barang-barang yang Anda perlukan untuk membayar utang Anda. Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan agar terbebas dari jerat utang konsumtif:

  1. Jangan menambah utang baru
  2. Buat daftar utang yang berisi keterangan mengenai jumlah utang dan besar bunga, apabila utang berupa cicilan, maka ketahui juga cicilan per bulan dan jangka waktu pelunasan.
  3. Buat prioritas pelunasan utang mulai dari utang yang nilainya paling kecil atau bunganya paling besar.
  4. Fokus untuk melunasi utang satu per satu sesuai dengan daftar prioritas yang telah Anda buat.
  5. Usahakan untuk menambah penghasilan dan siapkan dana cadangan.

Sembari melunasi utang konsumtif, Anda juga perlu mempersiapkan dana cadangan dan asuransi.

5. Persiapkan dana cadangan dan asuransi

Dana cadangan adalah sejumlah dana yang dipersiapkan untuk membiayai pengeluaran yang tidak terduga seperti kendaraan yang rusak atau ada anggota keluarga yang harus dirawat di rumah sakit. Dana cadangan juga dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan Anda apabila penghasilan Anda berkurang atau Anda tidak mendapatkan penghasilan, misalnya ketika terjadi PHK atau omzet usaha menurun.

Jumlah dana darurat sebaiknya disesuaikan dengan status pernikahan:

  • Belum menikah: 3 bulan pengeluaran
  • Menikah dan belum punya anak: 6 bulan pengeluaran
  • Menikah dan sudah punya anak: 1 tahun pengeluaran

Misalnya Anda sudah menikah dan belum punya anak dengan pengeluaran 10 juta per bulan, maka Anda perlu mempersiapkan dana cadangan sebesar 60 juta Rupiah.

Penempatan dana darurat sebaiknya tersebar di beberapa produk keuangan yang aman dan mudah dicairkan. Kami sarankan dana darurat ditempatkan di produk keuangan berikut:

  • 33 persen berupa tabungan
  • 33 persen berupa deposito
  • 33 persen berupa emas batangan

Selain menyiapkan dana cadangan, Anda juga perlu melindungi diri Anda dan keluarga dengan asuransi. Ada dua fungsi utama dari asuransi yaitu untuk menanggung biaya pengobatan ketika ada anggota keluarga yang mengalami penyakit kritis dan untuk mengganti penghasilan ketika Anda tidak bisa bekerja.

Dengan melunasi utang konsumtif serta mempersiapkan dana cadangan dan asuransi, bisa dikatakan keuangan Anda sudah stabil dan tahan terhadap goncangan ekonomi. Selanjutnya Anda bisa melangkah dengan mantap untuk mewujudkan impian Anda menjadi juragan kost.

Perlu diketahui bahwa menabung saja tidak cukup untuk mewujudkan impian Anda menjadi juragan kost, karena bunga tabungan selalu lebih rendah dibanding inflasi. Inflasi menyebabkan nilai uang menurun. Mungkin Anda masih ingat dengan lagu Abang Tukang Bakso yang salah satu liriknya berbunyi “satu mangkuk saja dua ratus perak, yang banyak baksonya.” Dulu uang 200 Rupiah bisa digunakan untuk membeli semangkuk bakso. Sekarang apa yang bisa dibeli dengan uang 200 Rupiah?

Demikian pula dengan properti yang dibeli oleh orang tua kita, dulu harganya masih puluhan juta rupiah, sekarang harga properti yang sama sudah mencapai ratusan, bahkan miliaran rupiah. Untuk itu Anda perlu melindungi kekayaan Anda dari inflasi agar impian Anda untuk menjadi juragan kost lebih cepat terwujud.

Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk membantu mewujudkan tujuan keuangan Anda, yaitu dengan cara berinvestasi secara berjenjang dan meningkatkan penghasilan.

6. Mulai investasi secara berjenjang

Kebutuhan modal untuk memulai bisnis kost tergolong cukup besar, untuk kebutuhan uang mukanya saja diperlukan dana ratusan hingga miliaran rupiah. Mengumpulkan dana pembelian rumah kost hanya dengan cara menabung akan memakan waktu yang lama, terlebih setiap tahun harga properti terus mengalami kenaikan.

Anda perlu berinvestasi secara berjenjang untuk mempercepat langkah Anda menjadi juragan kost. Caranya adalah setiap kali Anda menerima penghasilan, maka 10 sampai 30 persen dari penghasilan tersebut langsung disisihkan untuk membeli aset yang harganya terjangkau tetapi terus mengalami kenaikan seperti emas dan reksadana. Nantinya aset yang sudah dikumpulkan tersebut akan dijual untuk dijadikan modal untuk membeli rumah kost.

Ada tiga tujuan dari pola investasi yang rutin dan berjenjang ini, yaitu:

  1. Anda lebih disiplin dalam berinvestasi, karena penghasilan Anda akan langsung disisihkan ke investasi
  2. Anda tidak mudah tergiur untuk menghabiskan uang Anda, karena investasi tersebut harus dijual atau dicairkan terlebih dahulu sebelum dibelanjakan
  3. Agar harta yang sudah Anda kumpulkan tidak tergerus inflasi

Lantas bagaimana bila rumah kost yang ingin Anda beli harganya sangat mahal dan dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengumpulkan dana pembelian rumah kost? Anda pasti pernah bermain monopoli. Di permainan papan ini ada dua jenis properti, yaitu rumah (berwarna hijau) dan hotel (berwarna merah). Di permainan monopoli cara untuk mendapatkan sebuah hotel adalah dengan menukarkan empat buah rumah.

Anda dapat menerapkan strategi di permainan monopoli tersebut untuk membeli rumah kost yang harganya mahal. Caranya adalah dengan berinvestasi ke beberapa properti yang harganya lebih murah, misalnya dengan membeli rumah di pinggiran kota yang masih murah atau dengan membeli unit apartemen, nantinya properti-properti tersebut bisa dijual atau diagunkan untuk membeli rumah kost yang mahal tersebut.

7. Meningkatkan penghasilan Anda

Agar impian Anda untuk menjadi juragan kost bisa segera terwujud, maka Anda perlu meningkatkan penghasilan Anda. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menambah penghasilan:

  1. Bagi karyawan dengan meminta kenaikan gaji atau bisa juga dengan meminta gaji yang dihitung berdasarkan peningkatan performa atau komisi penjualan
  2. Bagi pengusaha dapat dilakukan dengan meningkatkan omzet penjualan melalui saluran pemasaran baru seperti toko online, sosial media dan affiliate marketing.
  3. Bekerja paruh waktu sebagai freelance, pembicara, penulis atau konsultan.
  4. Bekerja sampingan untuk mendapatkan komisi sebagai agen asuransi, distributor mlm atau makelar kendaraan bermotor.
  5. Minta pasangan untuk bekerja baik secara full time maupun bekerja di rumah dengan cara berjualan secara online atau usaha kuliner
  6. Membeli franchise

Kunci utama dari meningkatkan penghasilan adalah meningkatkan kemampuan Anda, baik dengan cara membaca buku, maupun mengikuti seminar dan pelatihan. Selain itu perluas koneksi Anda untuk membuka lebih banyak peluang.

Ketika Anda mendapatkan penghasilan tambahan atau peningkatan penghasilan, jangan gunakan penghasilan tambahan tersebut untuk meningkatkan gaya hidup, tapi tingkatkan nilai investasi Anda. Dengan cara seperti ini impian Anda untuk menjadi juragan kost akan lebih cepat terwujud.

Demikianlah tujuh langkah yang dapat Anda lakukan untuk mewujudkan impian Anda menjadi juragan kost. Semoga impian Anda segera terwujud dan bagi Anda yang memiliki pengalaman mengenai cara memulai bisnis kost, kami mengajak Anda untuk membagikan pengalaman Anda di kolom komentar.

Saatnya Ubah Kamar Kosong Jadi Rupiah

Dapatkan lebih banyak penyewa dengan mendaftarkan kost Anda di SewaKost!

Jangan Lupa Share Artikel Ini

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Artikel Lain yang Disarankan untuk Anda: